Namanya Dicatut dalam Kasus Pencurian Tanaman Hias, Fadil Siap Tempuh Jalur Hukum

Nasional 27 Apr 2026 13:44 2 min read 170 views By Wahyu

Share berita ini

Namanya Dicatut dalam Kasus Pencurian Tanaman Hias, Fadil Siap Tempuh Jalur Hukum
Bogor, amunisicyber.my.id – Seorang pria bernama Fadil merasa dirugikan dan nama baiknya tercemar setelah namanya disebut dalam kasus pencurian...

Bogor, amunisicyber.my.id – Seorang pria bernama Fadil merasa dirugikan dan nama baiknya tercemar setelah namanya disebut dalam kasus pencurian tanaman hias yang terjadi di Kampung Pangkalan RT 14 RW 05, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Fadil menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan peristiwa tersebut.

 

Berdasarkan kronologi kejadian, pelaku pencurian tanaman hias senilai Rp120 juta milik salah satu warga berhasil ditangkap langsung oleh pemilik. Namun saat dimintai keterangan, pelaku berinisial FN justru menyebut nama Fadil, yang diketahui merupakan salah satu anggota PWOB-CS.

 

Tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Fadil, pemilik tanaman langsung menyebarkan informasi tersebut kepada masyarakat. Akibatnya, nama Fadil dengan cepat beredar luas dan dikaitkan dengan aksi pencurian tersebut. Situasi semakin memburuk ketika muncul kabar yang tidak berdasar di tengah masyarakat, yang menyebut Fadil turut menerima uang dari hasil pencurian.

 

Isu tersebut semakin memperparah pencemaran nama baik yang dialaminya. Fadil mengaku sangat dirugikan atas tuduhan tersebut. Ia menyampaikan bahwa dampaknya tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga keluarganya.

“Keluarga saya mengalami tekanan mental. Bahkan ibu saya sampai shock setelah mendengar tuduhan tersebut,” ungkap Fadil.

 

Lebih lanjut, Fadil menegaskan akan menempuh jalur hukum guna membersihkan nama baiknya serta meminta pertanggungjawaban atas penyebaran informasi yang belum tentu benar.

 

Ketua Persaudaraan Wartawan Online Bocimi (PWOB-CS), Ujang Maturidi, turut angkat bicara. Ia menegaskan pihaknya siap mendampingi anggotanya jika kasus ini benar menyeret nama Fadil.

“Kalau ini benar menyangkut anggota kami, kami tidak akan diam. Kami siap mendampingi sampai ke jalur hukum,” tegasnya.

 

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena dapat berdampak serius terhadap kehidupan seseorang. (Wahyu)

AmunisiCyber
Chat with us on WhatsApp